Tentang Kaos yang Bertuliskan Jihad

Jika jihad adalah cara menyatakan kebenaran Allah dengan membinasakan orang-orang yang tak berdosa, maka patutlah doktrin tersebut dimurnikan kembali.

PEMBOMAN GEREJA OUKEMENE. Samarinda, verbivora.com - Tepat pukul pukul 10 lebih 10 menit, seorang pria melintas di Gereja Oukemene Samarinda, Kelurahan Sengkotek, Kalimantan Timur, Minggu (13/11/2016). Ia melempar sesuatu yang diduga bom low explosive. Benda itu seketika meledak. Empat anak kecil yang pada saat kejadian berada di seputaran area parkir halaman gereja menjadi korban.

Kaosnya Bertuliskan Jihad
Pelaku pemboman Gereja Oukemene Samarinda - Foto: ist
Anak-anak ini tak berdosa. Mereka hanyalah korban dari keganasan manusia yang haus akan darah. Mereka hanyalah korban dari keberingasan ideologis yang katanya mengusung nilai keilahian. Beruntungnya mereka selamat. Keempat korban pun langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Lalu, ada apa dengan kaos sang pelaku pemboman yang bertuliskan “Jihad” itu? Apakah tulisan tersebut menjadi simbol sekaligus spiritualitas yang menggerakan pelaku untuk meledakkan bom di halaman rumah Tuhan? Ataukah sang pelaku hanya secara kebetulan memakai kaos tersebut, tanpa mengetahui makna di balik tulisan itu? Hanya sang pelaku yang tahu.

Tetapi, jika memang tulisan ‘jihad” di kaos pelaku punya korelasi dengan aksi pemboman yang dilakukannya, maka makna jihad itu sendiri patut dipertanyakan. Jika jihad adalah cara menyatakan kebenaran Allah dengan membinasakan orang-orang yang tak berdosa, maka patutlah doktrin tersebut dimurnikan kembali.

Pelaku memang sudah ditangkap. Menurut Kapolri Jenderal Tito Karnavian, pelaku berinisial Juanda itu adalah mantan napi yang terkait jaringan bom buku di Jakarta tahun 2011 silam. Kapolri juga mengakui bahwa pelaku tergabung dengan jaringan teroris.

“Pelaku sudah ditangkap. Napi kasus teror bom Puspitek di Serpong dan terkait bom buku di Jakarta 2011. Dia gabung dengan kelompok JAT, kita akan kembangkan ” kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian seperti dilansir Kompas.com, Minggu (13/11/2016).

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan bahwa pelaku bom di gereja Oukemene tersebut juga terkait bom Puspitek Serpong dan kelompok Pepy Vernando.

“Setelah bebas (Juanda) bergabung dengan kelompok JAD Kaltim dan mempunyai link dengan kelompok Anshori di Jatim yang sekarang ini masih di supervisi karena indikasi akan beli mendatangkan senjata api dari Filipina,” tutur Boy.

Reakasi Keras PBNU dan MUI

Kejadian pemboman ini menuai reaksi yang keras dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ketua Umum PBNU, Kiai Said menilai aksi kekerasan apapun termasuk serangan bom meski atas nama Islam tidak pernah dibenarkan. Nu, kata Said, mengutuk keras aksi pemboman yang terjadi di Samarinda itu.

“NU mengutuk keras peristiwa kekerasan oleh dan atas nama apapun. Termasuk yang pagi ini menimpa saudara kita di Gereja Oikumene, Samarinda,” ujar Kiai Said lewan akun Twitternya.

Reaksi yang sama datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). MUI mengutuk pelaku peledakan bom Molotov tersebut. Tindakan tesrsebu menurut MUI sangat bertentangan dengan nilai-nilai yang yang dihidupi dalam agama.

“Tindakan tersebut jelas bertentangan dengan nilai-nilai ajaran agama dan nilai-nilai Pancasila. Tindakan tersebut dapat mengusik kerukunan hidup umat beragama dan mengancam kebhinnekaan dalam NKRI,” kata Wakil Ketua MUI Pusat Zainut Tauhid dalam keterangannya kepada detikcom, Minggu (13/11/2016).

Dikatakan Zainut, MUI menengarai aksi pelemparan bom molotov ini adalah bentuk teror yang dilakukan oleh kelompok yang menginginkan terjadinya kekacauan, distabilitas nasional dan disintegrasi bangsa Indonesia. Kelompok ini ingin menciptakan kondisi bahwa negara Indonesia tidak aman, mencekam dan menakutkan.

“MUI meminta kepada aparat kepolisian untuk bertindak cepat menangkap pelakunya, dan mengusut tuntas motif tindakannya sehingga dapat diantisipasi dampak ikutannya,” ujar Zainut.* (AT)


COMMENTS

Nama

Agama,1,Agus,1,Ahok,4,Aksi 2 Desember,1,Aksi Damai,1,Aktivis,1,Amandemen,1,Amnesti,1,Anas,1,ANBTI,1,Andre Pareira,1,Angelo Wake Kako,1,Anies,1,Anies-Sandi,1,Apel Kebangsaan,1,Artikel,2,AS,3,B ERITA PMKRI,1,BADJA NTT,1,Banjarmasin,1,Bayi,1,Beijing,1,Beijng,1,berita PMKRI,2,Berita PMKRI Kupang,1,Berita PMKRI Pusat,13,Berita PMKRI Ruteng,1,Berita PMKRI Samarinda,1,Bhumibol,1,Bogor,1,Buaya,1,Bunda,1,Buni yani,1,Cagub,1,Cegah Radikalisme,3,Cerpen,2,Daerah,5,Demo Susulan,1,Demokrasi,4,Den Haag,1,Denpasar,1,Densus Tipikor,1,Desak,1,Dhani,1,Dialog,1,Dibekap,1,Dibenturkan,1,Diciduk,1,Diplomasi,1,Dipolisikan,1,Dirjen Bimas Katolik,1,Ditangkap,4,Ditendang,1,Diteror,1,Djarot,1,DPD,4,DPD-RI,1,Dukun,1,Duta Genre,1,Ekologi,1,Eksekusi,1,Fahri,1,Febby Siharina,1,Fokus,8,Freeport,2,Gabriel Toang,1,Gadungan,1,Geert Wilder,1,Gempa Lombok,6,Gempa NTB,3,GP Ansor,1,Gratifikasi,1,Habib Riziq,1,Hari Kartini,3,Hari Pahlawan,1,Hillary,1,Hillary Clinton,1,Hindari Kriminalisasi,1,Human Trafficking,2,ICRP,1,ICW,1,Impor Garam,1,Intan,1,Intelijen,1,Internasional,25,IrmanGusman,3,ISIS,1,Islamophobia,1,Israel,1,Istri Dimas kanjeng,1,Jaga Toleransi,1,Jajak Pendapat,1,Jakarta,23,JEMI BERE,1,Jipik,1,Jokowi,1,Jurnalistik,1,Kabar PMKRI Maumere,2,Kabar IMCS,1,Kabar PMKRI,9,Kabar PMKRI Ambon,3,Kabar PMKRI Bogor,1,kabar PMKRI Denpasar,1,Kabar PMKRI Makassar,2,Kabar PMKRI Malang,2,Kabar PMKRI Mataram,1,Kabar PMKRI Nasional,1,Kabar PMKRI Nias,1,Kabar PMKRI Palopo,1,Kabar PMKRI Pekanbaru,2,Kabar PMKRI Pematangsiantar,1,Kabar PMKRI Pontianak,1,Kabar PMKRI Ruteng,3,Kabar PMKRI Samarinda,2,Kabar PMKRI Sintang,1,Kabar PMKRI Yogyakarta,2,Kalimantan Selatan,2,Kampanye,2,Kapolda,1,Kapolda Metro Jaya,1,Kapolri,1,Kasidi,1,Kebhinekaan,2,Kejari,1,Kekerasan Militer,1,Kembalikan,1,Khawatir MUI Ditunggangi,1,Kita Indonesia,15,Komnas HAM,1,Komputer,1,Korupsi,1,KPK,2,Lembaga Kajian PP PMKRI,1,LIPI,1,Logo PMKRI,1,Lulung,1,Mahmudi,1,Majelis Adat Dayak,1,Makasar,1,Malang,1,MANGGARAI,1,Mars Wera,1,Mata Rakyat,1,MEA,1,Megawati,1,Menag,1,Menhan,1,Menlu Tongkok,1,Michell Rompis,1,Militan,1,Militer,1,Muchdi,1,Munir,1,Mutilasi,1,Myanmar,1,Narkoba,1,Nasional,74,Natalius Pigai,1,New York,3,NKRI,1,NU,1,Obama,1,OMK,1,Opini,36,Ormas,1,Ovin Gili,1,Papua,2,Parade Bhineka Tunggal Ika,1,Pariwisata,1,Partai Komunis,1,Patung Buddha,1,Paus,2,Paus Fransiskus,1,PDIP,1,Pembangunan,1,Pemboman,2,Penangguhan,1,Perbedaan,1,Perempuan,1,Pesan Prabowo,1,PHPT PP PMKRI,1,Pilkada,2,Pilkada Damai,1,Pilkada Jakarta,2,Pilpres2019,2,PKB,1,PMII,1,PMKRI,35,PMKRI ATAMBUA,1,PMKRI Banjarmasin,1,PMKRI Jayapura,1,PMKRI Juara,1,PMKRI Kupang,5,PMKRI Malang,2,PMKRI Manado,1,PMKRI Maumere,3,PMKRI Peduli,1,PMKRI Sungai Raya,1,PMKRI Tual,1,PMRI Ende,1,PNS,1,Polemik UPR,1,Polisi,3,Politik,1,POLTEK Kupang,1,PP GMKI,1,PP PMKRI,4,Press Release,5,Pribumi,1,Profil,1,Puisi,7,Pungli,1,Putin,1,Radikalisme,1,Raja,1,RAKERNAS,1,RAKERNAS PMKRI,3,Refleksi Hari Kartini,2,Regional,35,Rendi,1,Rendy Stevano,2,Rikard Djegadut,1,Risma,1,Rizieq,2,Robertus Dagul,1,Rudal,1,Rumah,1,Rusia,1,Sakinem,1,Samarinda,3,Sandiaga,1,Seribu Lilin,1,Setya Novanto,2,Siaran Pers,3,Sistem,1,Siti Zuhro,1,Somalia,1,SPI,1,Strategi,1,Sukmawati,1,Suriah,1,Swedia,1,Tahan Ahok,1,Tanjung Balai,1,Tedy Ndarung,1,Teologi Maut,1,Tepo Seliro,1,Teresa,1,Terorisme,1,TNI,3,Tolak HTI,2,Tomson Silalahi,1,Transaksi,1,Trump,3,Tumor Ganas,1,Uang,1,UNDANA Kupang,1,Unipa Maumere,1,Uskup Kupang,1,Vebivorian,1,Verbivorian,4,Wali Kota,1,WaliKota,1,Wanita Berjilbab,1,Wartawan,1,Wikileaks,1,Wiranto,1,Xi Jimping,1,Yensiana,1,Yogen Sogen,1,
ltr
item
VERBIVORA.COM: Tentang Kaos yang Bertuliskan Jihad
Tentang Kaos yang Bertuliskan Jihad
Jika jihad adalah cara menyatakan kebenaran Allah dengan membinasakan orang-orang yang tak berdosa, maka patutlah doktrin tersebut dimurnikan kembali.
https://3.bp.blogspot.com/-2pMcMb6ncZY/WCh7i13qmCI/AAAAAAAAAWs/LW6NJ8T8IB8nG-liOUsMcl4vhE1k6CNPACLcB/s640/IMG-20161113-WA0001.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-2pMcMb6ncZY/WCh7i13qmCI/AAAAAAAAAWs/LW6NJ8T8IB8nG-liOUsMcl4vhE1k6CNPACLcB/s72-c/IMG-20161113-WA0001.jpg
VERBIVORA.COM
http://www.verbivora.com/2016/11/kaosnya-bertuliskan-jihad.html
http://www.verbivora.com/
http://www.verbivora.com/
http://www.verbivora.com/2016/11/kaosnya-bertuliskan-jihad.html
true
1552102979589694575
UTF-8
Semua postingan Belum ada postingan LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal Balas Delete Oleh Home HALAMAN POSTINGAN Lihat Semua Rekomendasi LABEL ARSIP CARI SEMUA POSTINGAN Tidak ditemukan postingan yang Anda cari Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Mgu Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu lalu Follower Follow KONTEN PREMIUM Bagikan untuk buka kunci Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy