Aksi Ricuh, Rezim Jokowi-JK Dinilai Kangkangi Demokrasi

perwakilan Cipayung Plus DKI Jakarta menggelar aksi dalam rangka memperingati 3 tahun kepemimpinan Jokowi-JK.

JAKARTA, verbivora.com - Dalam rangka memeringati tiga tahun kepemimpinan Jokowi-JK, perwakilan Cipayung Plus DKI Jakarta menggelar aksi di depan Patung Kuda, Jln. Merdeka Selatan, Jumat (20/10) sore tadi.

Dalam rangka memeringati 3 tahun kepemimpinan Jokowi-JK, perwakilan Cipayung Plus DKI Jakarta menggelar aksi
Dalam rangka memeringati 3 tahun kepemimpinan Jokowi-JK, perwakilan Cipayung Plus DKI Jakarta menggelar aksi. Foto: Yones
Aksi yang  dimulai pkl. 13.00 itu, melibatkan beberapa Ormas, seperti PMKRI Cabang Jakarta Pusat, LMND DKI Jakarta, dan Perisai DKI Jakarta. Dengan mengusung tema "Rezim JOKOWI-JK Gagal", aksi tersebut kemudian berakhir ricuh.

Pihak aparat kepolisian yang sejak awal mengawal aksi itu bertindak represif dengan menghentikan aksi secara paksa ketika para peserta aksi yang adalah mahasiswa  menyanyikan lagu darah juang sambil membakar keranda simbol matinya nurani pemimpin.

Aksi ini ternyata memicu kemarahan dari aparat kepolisian, yang kemudian memainkan adegan brutalnya kepada peserta aksi.
Mereka membubarkan aksi secara paksa dan menendang serta menyeret massa aksi secara tidak manusiawi.

Sementara itu tiga orang aktivis ditangkap dan ditahan di Pos Polisi Patung Kuda, Monas. Mereka masing-masing adalah Sultan Tuza dari PMKRI, Al Kautsar, serta Damara dari LMND.

Seperti dikonfirmasi oleh salah seorang anggota polisi, di dalam pos itu, ketiga aktivis itu dipukul tanpa diinterogasi terlebih dahulu.

Pada saat bersamaan, Ketua Presidium PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Jurdhil Kathonna, dikejar oleh beberapa intel bersenjata lengkap sambil menodongkan senjata ke arahnya. Seraya menodongkan senjata, mereka berteriak jambret sehingga memancing warga sekitar untuk turut mengejar Kathon.

Beruntung anggota PMKRI lainnya berhasil mengamankan Kathon dan menaikinya ke dalam taxi, lalu lari menuju sekretariat PMKRI.

Adapun ketiga aktivis yang telah di tahan tadi sudah dilepas oleh pihak kepolisian setelah didesak dengan dengan penuh susah payah oleh para aktivis yang masih berada di lokasi kejadian.

Rezim Jokowi-JK Kangkangi Demokrasi

Menanggapi peristiwa ini, ketua LMND Jakarta, Alkautsar, menilai tindakan yang dilakukan aparat kepolisian merupakan tanda bahwa rezim Jokowi-JK sedang mengankangi demokrasi.

"Tindakan ini membuktikan bahwa rezim Jokowi-JK memang sedang mengangkangi demokrasi. Rezim ini memang berusaha membungkam suara-suara kritis mahasiswa dan rakyat Indonesia," tegas Alkautsar yang saat itu juga belaku sebagai koordinator lapangan.

Rencananya, Cipayung Plus DKI Jakarta akan kembali melakukan konsolidasi untuk mengecam tindakan represif aparat kepolisian dalam menangani aksi mahasiswa.

"Ini tindakan yang sangat mencederai demokrasi. Kami akan melakukan konsolidasi lebih baik lagi untuk mengecam tindakan represif aparat kepolisian." Jelas Alkautsar.*(YAH)

COMMENTS

Nama

Agama,1,Agus,1,Ahok,4,Aksi 2 Desember,1,Aksi Damai,1,Aktivis,1,Amandemen,1,Amnesti,1,Anas,1,ANBTI,1,Andre Pareira,1,Angelo Wake Kako,1,Anies,1,Anies-Sandi,1,Apel Kebangsaan,1,Artikel,2,AS,3,B ERITA PMKRI,1,BADJA NTT,1,Banjarmasin,1,Bayi,1,Beijing,1,Beijng,1,berita PMKRI,2,Berita PMKRI Kupang,1,Berita PMKRI Pusat,13,Berita PMKRI Ruteng,1,Berita PMKRI Samarinda,1,Bhumibol,1,Bogor,1,Buaya,1,Bunda,1,Buni yani,1,Cagub,1,Cegah Radikalisme,3,Cerpen,2,Daerah,5,Demo Susulan,1,Demokrasi,4,Den Haag,1,Denpasar,1,Densus Tipikor,1,Desak,1,Dhani,1,Dialog,1,Dibekap,1,Dibenturkan,1,Diciduk,1,Diplomasi,1,Dipolisikan,1,Dirjen Bimas Katolik,1,Ditangkap,4,Ditendang,1,Diteror,1,Djarot,1,DPD,4,DPD-RI,1,Dukun,1,Duta Genre,1,Ekologi,1,Eksekusi,1,Fahri,1,Febby Siharina,1,Fokus,8,Freeport,2,Gabriel Toang,1,Gadungan,1,Geert Wilder,1,Gempa Lombok,6,Gempa NTB,3,GP Ansor,1,Gratifikasi,1,Habib Riziq,1,Hari Kartini,3,Hari Pahlawan,1,Hillary,1,Hillary Clinton,1,Hindari Kriminalisasi,1,Human Trafficking,2,ICRP,1,ICW,1,Impor Garam,1,Intan,1,Intelijen,1,Internasional,25,IrmanGusman,3,ISIS,1,Islamophobia,1,Israel,1,Istri Dimas kanjeng,1,Jaga Toleransi,1,Jajak Pendapat,1,Jakarta,23,JEMI BERE,1,Jipik,1,Jokowi,1,Jurnalistik,1,Kabar PMKRI Maumere,2,Kabar IMCS,1,Kabar PMKRI,9,Kabar PMKRI Ambon,3,Kabar PMKRI Bogor,1,kabar PMKRI Denpasar,1,Kabar PMKRI Makassar,2,Kabar PMKRI Malang,2,Kabar PMKRI Mataram,1,Kabar PMKRI Nasional,1,Kabar PMKRI Nias,1,Kabar PMKRI Palopo,1,Kabar PMKRI Pekanbaru,2,Kabar PMKRI Pematangsiantar,1,Kabar PMKRI Pontianak,1,Kabar PMKRI Ruteng,3,Kabar PMKRI Samarinda,2,Kabar PMKRI Sintang,1,Kabar PMKRI Yogyakarta,2,Kalimantan Selatan,2,Kampanye,2,Kapolda,1,Kapolda Metro Jaya,1,Kapolri,1,Kasidi,1,Kebhinekaan,2,Kejari,1,Kekerasan Militer,1,Kembalikan,1,Khawatir MUI Ditunggangi,1,Kita Indonesia,15,Komnas HAM,1,Komputer,1,Korupsi,1,KPK,2,Lembaga Kajian PP PMKRI,1,LIPI,1,Logo PMKRI,1,Lulung,1,Mahmudi,1,Majelis Adat Dayak,1,Makasar,1,Malang,1,MANGGARAI,1,Mars Wera,1,Mata Rakyat,1,MEA,1,Megawati,1,Menag,1,Menhan,1,Menlu Tongkok,1,Michell Rompis,1,Militan,1,Militer,1,Muchdi,1,Munir,1,Mutilasi,1,Myanmar,1,Narkoba,1,Nasional,74,Natalius Pigai,1,New York,3,NKRI,1,NU,1,Obama,1,OMK,1,Opini,36,Ormas,1,Ovin Gili,1,Papua,2,Parade Bhineka Tunggal Ika,1,Pariwisata,1,Partai Komunis,1,Patung Buddha,1,Paus,2,Paus Fransiskus,1,PDIP,1,Pembangunan,1,Pemboman,2,Penangguhan,1,Perbedaan,1,Perempuan,1,Pesan Prabowo,1,PHPT PP PMKRI,1,Pilkada,2,Pilkada Damai,1,Pilkada Jakarta,2,Pilpres2019,2,PKB,1,PMII,1,PMKRI,35,PMKRI ATAMBUA,1,PMKRI Banjarmasin,1,PMKRI Jayapura,1,PMKRI Juara,1,PMKRI Kupang,5,PMKRI Malang,2,PMKRI Manado,1,PMKRI Maumere,3,PMKRI Peduli,1,PMKRI Sungai Raya,1,PMKRI Tual,1,PMRI Ende,1,PNS,1,Polemik UPR,1,Polisi,3,Politik,1,POLTEK Kupang,1,PP GMKI,1,PP PMKRI,4,Press Release,5,Pribumi,1,Profil,1,Puisi,7,Pungli,1,Putin,1,Radikalisme,1,Raja,1,RAKERNAS,1,RAKERNAS PMKRI,3,Refleksi Hari Kartini,2,Regional,35,Rendi,1,Rendy Stevano,2,Rikard Djegadut,1,Risma,1,Rizieq,2,Robertus Dagul,1,Rudal,1,Rumah,1,Rusia,1,Sakinem,1,Samarinda,3,Sandiaga,1,Seribu Lilin,1,Setya Novanto,2,Siaran Pers,3,Sistem,1,Siti Zuhro,1,Somalia,1,SPI,1,Strategi,1,Sukmawati,1,Suriah,1,Swedia,1,Tahan Ahok,1,Tanjung Balai,1,Tedy Ndarung,1,Teologi Maut,1,Tepo Seliro,1,Teresa,1,Terorisme,1,TNI,3,Tolak HTI,2,Tomson Silalahi,1,Transaksi,1,Trump,3,Tumor Ganas,1,Uang,1,UNDANA Kupang,1,Unipa Maumere,1,Uskup Kupang,1,Vebivorian,1,Verbivorian,4,Wali Kota,1,WaliKota,1,Wanita Berjilbab,1,Wartawan,1,Wikileaks,1,Wiranto,1,Xi Jimping,1,Yensiana,1,Yogen Sogen,1,
ltr
item
VERBIVORA.COM: Aksi Ricuh, Rezim Jokowi-JK Dinilai Kangkangi Demokrasi
Aksi Ricuh, Rezim Jokowi-JK Dinilai Kangkangi Demokrasi
perwakilan Cipayung Plus DKI Jakarta menggelar aksi dalam rangka memperingati 3 tahun kepemimpinan Jokowi-JK.
https://1.bp.blogspot.com/-f1l-n30GmUA/Wenuh0WyepI/AAAAAAAAAsw/h1pqWjX7k_krrt-BItRbgoMx7WfSE420gCLcBGAs/s640/8f5518bb-a98b-4a03-90aa-6fa8504148dd.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-f1l-n30GmUA/Wenuh0WyepI/AAAAAAAAAsw/h1pqWjX7k_krrt-BItRbgoMx7WfSE420gCLcBGAs/s72-c/8f5518bb-a98b-4a03-90aa-6fa8504148dd.jpg
VERBIVORA.COM
http://www.verbivora.com/2017/10/aksi-ricuh-rezim-jokowi-jk-dinilai-kangkangi-demokrasi.html
http://www.verbivora.com/
http://www.verbivora.com/
http://www.verbivora.com/2017/10/aksi-ricuh-rezim-jokowi-jk-dinilai-kangkangi-demokrasi.html
true
1552102979589694575
UTF-8
Semua postingan Belum ada postingan LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal Balas Delete Oleh Home HALAMAN POSTINGAN Lihat Semua Rekomendasi LABEL ARSIP CARI SEMUA POSTINGAN Tidak ditemukan postingan yang Anda cari Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Mgu Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu lalu Follower Follow KONTEN PREMIUM Bagikan untuk buka kunci Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy