PMKRI Desak Jokowi Cabut Perpres TKA

Dalam tiga tahun terakhir, jumlah TKA terus mengalami peningkatan. Dalam rapat kerja antara Kementrian Tenaga kerja dan Komisi IX DPR RI, Menteri Hanif Dhakiri mengatakan jumlah TKA di Indonesia sejak 2015-2017 berturut-turut adalah 77.149, 80.375, dan 85.947 orang.



JAKARTA, Verbivora.com- Memperingati Hari Buruh Nasional, Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia angkat bicara soal buruh. 

PP PMKRI menyoroti soal tenaga kerja asing (TKA) yang membludak membanjiri Indonesia. 

Ketua Presidium PP PMKRI, Juventus Prima Yoris Kago, melihat fenomena ini merupakan gejala abainya pemerintahan Joko Widodo terhadap kesejahteraan buruh Indonesia.

“Data Ombudsman menyebutkan ada ketimpangan soal upah antara buruh Indonesia dan TKA di sini. Sopir WNI hanya dibayar 5 juta, sementara TKA 3 kali lipatnya”, terang Juventus.

“Ini merupakan ketidakadilan yang dilakukan oleh pemerintahan Joko Widodo”, lanjutnya.

Dalam tiga tahun terakhir, jumlah TKA terus mengalami peningkatan. Dalam rapat kerja antara Kementrian Tenaga kerja dan Komisi IX DPR RI, Menteri Hanif Dhakiri mengatakan jumlah TKA di Indonesia sejak 2015-2017 berturut-turut adalah 77.149, 80.375, dan 85.947 orang.

Juventus menilai melonjaknya angka TKA tersebut tidak terlepas dari peran serta pemerintah yang memungkinkan hal itu terjadi. 

“Presiden merestui itu dengan menandatangani Perpres Nomor 21 Tahun 2016 dan Perpres TKA Nomor 20 tahun 2018”, kata dia.

Untuk itu, menurutnya, pemerintah harus memperhatikan buruh domestik yang ada daripada sibuk mengakomodir TKA yang mengorbankan buruh lokal.

 “Saya kira pemerintah perlu meninjau ulang Perpres yang memprioritaskan TKA ketimbang buruh lokal. Perpres tersebut justru menjadi pemicu melonjaknya TKA sementara di lain pihak buruh kita masih jauh dari sejahtera”, tuturnya. 


Juventus meminta pemerintah untuk meninjau ulang Perpres tersebut dan mengevaluasi Tim Pengendalian Orang Asing (Tim PORA) yang dinilai tak efektif dalam mengawasi masuknya imigran gelap dari luar negeri.

“Kami minta pemerintah tinjau ulang Perpres Nomor 20 Tahun 2018 dan evaluasi Tim PORA yang tak bekerja maksimal demi membatasi lanjakan TKA di tanah air,” tandasnya.

Sementara itu, Presidium Gerakan Kemasyarakatan PP PMKRI, Rinto Namang, mengharapkan pemerintah serius melakukan skill upgrade terhadap para pekerja Indonesia.

Menurutnya, pemerintah sibuk impor imigran gelap dari luar negeri untuk mengatasi ketiadaan tenaga ahli yang ada di tanah air, sementara Indonesia kaya akan sumber daya manusia.

“Kita punya SDM yang banyak, tinggal dilatih keterampilannya sesuai dengan pekerjaan yang dibutuhkan sehingga tak perlu impor imigran gelap dengan aturan-aturan yang dibuat terburu-buru itu”, tutupnya. 



COMMENTS

Nama

#Kita_Indonesia,7,#Pilpres2019,2,Agama,1,Agus,1,Ahok,4,Aksi 2 Desember,1,Aksi Damai,1,Aktivis,1,Amandemen,1,Amnesti,1,Anas,1,Anastasia Rosalinda B,1,ANBTI,1,Andre Pareira,1,Angelo Wake Kako,1,Anies,1,Anies-Sandi,1,Apel Kebangsaan,1,Artikel,2,AS,3,B ERITA PMKRI,1,BADJA NTT,1,Banjarmasin,1,Bara Pattyradja,1,Bayi,1,Beijing,1,Beijng,1,berita PMKRI,2,Berita PMKRI Kupang,2,Berita PMKRI Pusat,13,Berita PMKRI Ruteng,2,Berita PMKRI Samarinda,1,Bhumibol,1,Bogor,1,BPKP,1,Buaya,1,Bunda,1,Buni yani,1,Cagub,1,Cegah Radikalisme,3,Cerpen,2,Chrisantus Nana,1,Cipayung Plus,1,Daerah,24,Demo Susulan,1,Demokrasi,4,Den Haag,1,Denpasar,1,Densus Tipikor,1,Desak,1,Dhani,1,Dialog,1,Dibekap,1,Dibenturkan,1,Diciduk,1,Diplomasi,1,Dipolisikan,1,Dirjen Bimas Katolik,1,Ditangkap,4,Ditendang,1,Diteror,1,Djarot,1,DPD,4,DPD-RI,1,DPRD NTT,1,Dukun,1,Duta Genre,1,Ekologi,1,Eksekusi,1,Fahri,1,Febby Siharina,1,Florianus Herminus Mau,1,Fokus,8,Freeport,2,Gabriel Toang,1,Gadungan,1,Geert Wilder,1,Gempa Lombok,6,Gempa NTB,3,Gempa Palu,3,Gempa Palu #Kita_Indonesia,4,GP Ansor,1,Gratifikasi,1,GUSDURian,1,Habib Riziq,1,Hari Kartini,3,Hari Pahlawan,1,Hillary,1,Hillary Clinton,1,Hindari Kriminalisasi,1,Hoax,1,Human Trafficking,2,ICRP,1,ICW,1,Ignatius Pati Ola,1,Impor Garam,1,Intan,1,Intelijen,1,Internasional,25,IrmanGusman,3,ISIS,1,Islamophobia,1,Israel,1,Istri Dimas kanjeng,1,Jaga Toleransi,1,Jajak Pendapat,1,Jakarta,23,JEMI BERE,1,Jipik,1,Jokowi,2,Jurnalistik,1,Kabar PMKRI Maumere,2,Kabar IMCS,1,Kabar PMKRI,10,Kabar PMKRI Ambon,3,Kabar PMKRI Bogor,1,kabar PMKRI Denpasar,1,Kabar PMKRI Makassar,2,Kabar PMKRI Malang,2,Kabar PMKRI Mataram,1,Kabar PMKRI Nasional,1,Kabar PMKRI Nias,1,Kabar PMKRI Palopo,1,Kabar PMKRI Pekanbaru,3,Kabar PMKRI Pematangsiantar,1,Kabar PMKRI Pontianak,1,Kabar PMKRI Ruteng,4,Kabar PMKRI Samarinda,3,Kabar PMKRI Sintang,1,Kabar PMKRI Yogyakarta,2,Kalimantan Selatan,2,Kampanye,2,Kapolda,1,Kapolda Metro Jaya,1,Kapolri,2,Kasidi,1,Kebhinekaan,2,Kejari,1,Kekerasan Militer,1,Kembalikan,1,Khawatir MUI Ditunggangi,1,Kita Indonesia,16,Komnas HAM,1,Komputer,1,KontraS,1,Korupsi,1,KPK,3,Lembaga Kajian PP PMKRI,1,LIPI,1,Logo PMKRI,1,Lulung,1,Mahasiswa Papua,2,Mahmudi,1,Majelis Adat Dayak,1,Makasar,1,Malang,1,MANGGARAI,1,Mars Wera,1,Marz Wera,1,Mata Rakyat,1,MEA,1,Megawati,1,Menag,1,Menhan,1,Menlu Tongkok,1,Michell Rompis,1,Militan,1,Militer,1,MPAB,2,Muchdi,1,Munir,1,Mutilasi,1,Myanmar,1,Narkoba,1,Nasional,79,Natalius Pigai,1,New York,3,NKRI,1,NU,1,Obama,1,OMK,1,Opini,44,Ormas,1,Ovin Gili,1,Papua,2,Parade Bhineka Tunggal Ika,1,Pariwisata,1,Partai Komunis,1,Patung Buddha,1,Paulus Gemma Galgani,1,Paus,2,Paus Fransiskus,1,PDIP,1,Peduli Kemanuisan.,1,Pembangunan,1,Pemboman,2,Penangguhan,1,Perbedaan,1,Perempuan,1,Pesan Prabowo,1,PHPT PP PMKRI,1,Pilkada,2,Pilkada Damai,1,Pilkada Jakarta,2,Pilpres 2019,5,Pilpres2019,4,PKB,1,PMII,1,PMKRI,41,PMKRI ATAMBUA,1,PMKRI Bandar Lampung,1,PMKRI Banjarmasin,1,PMKRI Ende,2,PMKRI Jayapura,1,PMKRI Juara,1,PMKRI Kendari,1,PMKRI Kupang,7,PMKRI Makassar,3,PMKRI Malang,4,PMKRI Manado,1,PMKRI Maumere,7,PMKRI Palembang,1,PMKRI Peduli,6,PMKRI Sungai Raya,1,PMKRI Tondano,1,PMKRI Tual,1,PMRI Ende,1,PNS,1,Polemik UPR,1,Polisi,3,Politik,1,Politisasi SARA,1,POLTEK Kupang,1,PP GMKI,1,PP PMKRI,8,Press Release,5,Pribumi,1,Profil,1,Puisi,11,Pungli,1,Putin,1,Radikalisme,1,Raja,1,RAKERNAS,1,RAKERNAS PMKRI,3,Ratna Sarumpaet,1,Refleksi Hari Kartini,2,Regional,35,Rendi,1,Rendy Stevano,2,Rikard Djegadut,1,Risma,1,Rizieq,2,Robertus Dagul,2,Rudal,1,Rumah,1,Rusia,1,Sakinem,1,Samarinda,3,Sandiaga,1,Seribu Lilin,1,Setya Novanto,2,Siaran Pers,3,Sistem,1,Siti Zuhro,1,Somalia,1,SPI,1,Strategi,1,Sukmawati,1,Suriah,1,Swedia,1,Tahan Ahok,1,Tanjung Balai,1,Tedy Ndarung,1,Teologi Maut,1,Tepo Seliro,1,Teresa,1,Terorisme,1,Thomas Tukan,1,Thomson Sabungan Silalahi,1,TNI,3,Tolak HTI,2,Tomson Silalahi,1,Transaksi,1,Trump,3,Tumor Ganas,1,Uang,1,UNDANA Kupang,1,Unipa Maumere,1,Uskup Kupang,1,Vebivorian,1,Verbivorian,6,Verbivorian. PMKRI Jakarta Pusat,2,Wali Kota,1,WaliKota,1,Wanita Berjilbab,1,Wartawan,1,Wikileaks,1,Wiranto,1,Xi Jimping,1,Yensiana,1,Yogen Sogen,2,
ltr
item
VERBIVORA.COM: PMKRI Desak Jokowi Cabut Perpres TKA
PMKRI Desak Jokowi Cabut Perpres TKA
Dalam tiga tahun terakhir, jumlah TKA terus mengalami peningkatan. Dalam rapat kerja antara Kementrian Tenaga kerja dan Komisi IX DPR RI, Menteri Hanif Dhakiri mengatakan jumlah TKA di Indonesia sejak 2015-2017 berturut-turut adalah 77.149, 80.375, dan 85.947 orang.
https://2.bp.blogspot.com/-1vkpcr3VM0g/Wug1XyFFUjI/AAAAAAAAAtQ/VI-Si_jGrGI2tnGFc3FvSZ5ZDAHMKst9wCLcBGAs/s640/PMKRI1.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-1vkpcr3VM0g/Wug1XyFFUjI/AAAAAAAAAtQ/VI-Si_jGrGI2tnGFc3FvSZ5ZDAHMKst9wCLcBGAs/s72-c/PMKRI1.jpg
VERBIVORA.COM
http://www.verbivora.com/2018/05/pmkri-desak-jokowi-cabut-perpres-tka.html
http://www.verbivora.com/
http://www.verbivora.com/
http://www.verbivora.com/2018/05/pmkri-desak-jokowi-cabut-perpres-tka.html
true
1552102979589694575
UTF-8
Semua postingan Belum ada postingan LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal Balas Delete Oleh Home HALAMAN POSTINGAN Lihat Semua Rekomendasi LABEL ARSIP CARI SEMUA POSTINGAN Tidak ditemukan postingan yang Anda cari Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Mgu Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu lalu Follower Follow KONTEN PREMIUM Bagikan untuk buka kunci Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy